- Beranda
- Bahasa Jepang
- Kata Kerja Bahasa Jepang
Kata Kerja Bahasa Jepang
Dua kelas kata kerja utama (kata kerja-ru, kata kerja-u) ditambah dua kata kerja tak beraturan. Seluruh sistemnya muat dalam satu halaman.
- Kelas kata kerja
- 2 beraturan (ichidan, godan) + 2 tak beraturan (する, 来る)
- Kala
- Kini/akan datang dan lampau
- Konjugasi paling berguna
- Bentuk -te (merangkai kata kerja)
- Jumlah kata kerja N5
- ~100 kata kerja yang sering dipakai
Dua kelas beraturan
Ichidan (kata kerja-ru): bentuk kamusnya berakhir dengan -iru atau -eru dan bentuk dasarnya tetap saat dikonjugasikan. Contoh: 食べる (taberu, makan), 見る (miru, melihat), 起きる (okiru, bangun). Cara konjugasi: buang る, tambahkan akhiran.
Godan (kata kerja-u): bentuk kamusnya berakhir dengan hiragana baris-u mana pun, dan vokal bentuk dasarnya berubah sesuai konjugasi. Contoh: 飲む (nomu, minum), 書く (kaku, menulis), 話す (hanasu, berbicara). Cara konjugasi: ubah mora terakhir ke baris lain, lalu tambahkan akhiran.
Kebanyakan kata kerja -iru dan -eru adalah ichidan, tetapi segelintir kata kerja umum adalah godan meski berakhir dengan -iru/-eru (帰る kaeru, 走る hashiru, 知る shiru). Hafalkan ini sebagai pengecualian; sisanya mengikuti aturan.
Dua kata kerja tak beraturan
する (suru, melakukan) — kata kerja paling umum dalam bahasa Jepang, dipakai sendiri maupun dalam kata kerja majemuk (勉強する benkyō suru, belajar). Konjugasinya khas: する → します → した → して.
来る (kuru, datang) — kata kerja tak beraturan kedua. Konjugasinya: 来る → 来ます (kimasu) → 来た (kita) → 来て (kite). Kanjinya tetap, sementara cara bacanya berubah.
Kala yang perlu dipelajari dulu
Bahasa Jepang pada dasarnya hanya punya dua kala: kini/akan datang (bentuk kamus) dan lampau (bentuk -ta). Masa depan ditandai konteks, bukan konjugasi tersendiri. Versi sopannya adalah -masu (kini/akan datang) dan -mashita (lampau).
Lalu pelajari bentuk -te. Ini bukan kala; ini bentuk perekat untuk merangkai kata kerja menjadi urutan dan membangun banyak konstruksi lain (-te imasu untuk tindakan yang sedang berlangsung, -te kudasai untuk permintaan, -te aru untuk keadaan hasil). Bentuk -te adalah konjugasi tunggal paling berguna dalam bahasa Jepang.
Bacaan terkait
Pertanyaan umum
Bagaimana membedakan kata kerja ichidan dan godan?+
Jika bentuk kamusnya berakhir dengan -iru atau -eru, kemungkinan besar itu ichidan. Pengecualian terkenal (帰る, 走る, 知る, 切る, 入る, 要る, dll.) adalah godan meski berakhir dengan -iru/-eru. Pelajari kelompok konjugasi bersama setiap kata kerja; contoh di sini bukan daftar lengkap.
Apa beda bentuk -masu dan bentuk kamus?+
Bentuk -masu itu sopan; bentuk kamus itu biasa. Artinya sama. Pakai bentuk -masu dengan orang asing, rekan kerja, dan siapa pun yang tidak dekat denganmu. Pakai bentuk kamus dengan teman dekat dan keluarga.
Apakah tata bahasa Jepang benar-benar lebih sederhana daripada bahasa Inggris?+
Untuk kata kerja, ya. Tidak ada kesesuaian subjek-predikat, tidak ada persona/jumlah, tidak ada pembedaan progresif vs sederhana (ditangani -te imasu), dan hanya ada dua kala sebenarnya. Kerumitannya ada di partikel dan tingkat kesopanan, bukan konjugasi.
