Lewati ke isi

Inku akan hadir di Android

Masukkan email untuk bergabung dalam daftar penguji beta.

Kebijakan privasi

Partikel Bahasa Jepang: Kelas Lengkap

Setiap partikel inti bahasa Jepang, dengan contoh kalimat, kasus khusus, dan kesalahan umum. Dibuat untuk pelajar dewasa yang ingin memahami polanya, bukan sekadar aturannya.

Bao HuaDiperbarui 21 April 202626 menit baca

Apa itu partikel

Bahasa Inggris menandai peran gramatikal lewat urutan kata (subjek, kata kerja, objek). Bahasa Jepang menandainya lewat partikel. Tiga kata yang sama bisa muncul dalam urutan berbeda; partikelnya yang memberi tahu siapa melakukan apa kepada siapa.

Kalimat bahasa Jepang adalah tumpukan frasa, masing-masing diakhiri partikel yang memberi label perannya. Begitu kamu menginternalisasi dua belas partikel di bawah ini, membaca bahasa Jepang tidak lagi terasa seperti teka-teki dan mulai terasa seperti tata bahasa.

Baca contohnya dengan keras

Partikel adalah bagian dari pelafalan. Membacanya dalam hati memperlakukannya seperti tanda baca, padahal bukan. Baca setiap contoh dengan keras agar partikelnya menjadi bagian dari irama kalimat.

Penanda topik(wa)

Menandai topik kalimat. 'Kalau soal X...' Diucapkan 'wa' meskipun ditulis dengan hiragana 'ha.'

Saya pelajar.

Topiknya adalah 'saya,' dan kalimatnya memberi tahu siapa saya.

Saya suka kopi. (Kalau soal kopi, kopi itu disukai.)

は menjadikan kopi sebagai topik. Pembicaranya tersirat.

  • は menandai topik, bukan subjek. 'Topik' berarti 'hal yang sedang kita bicarakan saat ini.'
  • Karakternya ditulis は tetapi diucapkan wa saat dipakai sebagai partikel.
  • Gunakan untuk memperkenalkan topik baru atau mengontraskan satu hal dengan hal lain.

Penanda subjek(ga)

Menandai subjek gramatikal. Hal yang melakukan kata kerja atau yang sedang dijelaskan, sering kali baru diperkenalkan.

Ada seekor anjing.

が memperkenalkan keberadaan anjing sebagai informasi baru.

Siapa yang datang?

Di sini orang yang belum diketahui adalah subjeknya, jadi 誰 memakai が.

Saya suka bahasa Jepang.

Dengan 好き (suka), hal yang disukai ditandai dengan が.

  • が memperkenalkan informasi baru atau yang ditekankan. は berarti 'kalau soal X,' が berarti 'X-lah yang...'
  • Jika yang belum diketahui adalah subjeknya, gunakan が: 誰が来ましたか (だれがきましたか, dare ga kimashita ka, "Siapa yang datang?"). Peran lain memakai partikel lain: 何を読みますか (なにをよみますか, nani o yomimasu ka, "Kamu akan membaca apa?") dan どこに行きますか (どこにいきますか, doko ni ikimasu ka, "Kamu akan pergi ke mana?").
  • Setelah kata seperti 好き (suka), 嫌い (tidak suka), 欲しい (ingin), 上手 (mahir), objek perasaan memakai が.

Penanda objek, rute, dan titik keberangkatan(wo / o)

Menandai objek langsung dari kata kerja transitif. Juga bisa menandai rute gerakan atau titik keberangkatan.

Saya membaca buku.

を menandai 'buku' sebagai objek dari 'membaca.'

Minum air.

  • Diucapkan 'o' saja, meskipun ditulis wo. Hanya muncul sebagai partikel.
  • Kata kerja transitif (membaca, makan, minum, melihat, menulis) semuanya memakai を.
  • を juga menandai rute gerakan atau titik keberangkatan: 家を出ます (いえをでます, ie o demasu, "Saya keluar rumah") dan この道を通ります (このみちをとおります, kono michi o toorimasu, "Saya lewat jalan ini"). Kata-kata kerja ini intransitif.

Penanda arah, waktu, dan keberadaan(ni)

Menunjuk ke tujuan, waktu tertentu, atau tempat sesuatu berada. Partikel ujung panah.

Saya pergi ke sekolah.

Tujuan gerakan.

Saya bangun jam 7.

Waktu jam yang spesifik.

Ada buku di atas meja.

Lokasi keberadaan.

  • Arah (ke X): dengan 行く (pergi), 来る (datang), 帰る (pulang).
  • Titik waktu (pada X): dengan jam, tanggal, hari dalam seminggu.
  • Lokasi (di X): dengan kata kerja keberadaan seperti ある dan いる.
  • Penerima (kepada X): 友達に手紙を書く (menulis surat kepada teman).

Lokasi aktivitas dan sarana(de)

Menandai tempat terjadinya tindakan, atau alat/sarana yang dipakai untuk tindakan.

Saya belajar di perpustakaan.

Lokasi aktivitas.

Pergi naik bus.

Sarana transportasi.

Makan nasi dengan sumpit.

Alat atau instrumen.

  • Lokasi tindakan (di X): で menandai tempat aktivitas terjadi. に menandai tempat sesuatu berada, で menandai tempat sesuatu terjadi.
  • Sarana (dengan X, naik X): で menandai alat atau transportasi yang dipakai.
  • Pasangan klasik yang sering tertukar: に vs で. 学校に行く (pergi ke sekolah, tujuan) vs 学校で勉強する (belajar di sekolah, lokasi aktivitas).

Arah menuju(e)

Mirip に, tetapi khusus menandai arah gerakan. Diucapkan 'e' meskipun ditulis dengan hiragana 'he.'

Saya sedang menuju Tokyo.

へ menekankan arahnya.

  • Ditulis へ, diucapkan 'e.'
  • Dalam bahasa Jepang tingkat pemula, に dan へ sering bisa saling menggantikan dengan kata kerja gerak. へ terdengar sedikit lebih formal atau lebih menekankan arah.
  • Dalam contoh gerakan di sini, へ menandai arah atau tujuan. Partikel ini tidak menggantikan に dalam contoh waktu dan keberadaan.

Dan / bersama(to)

Menggabungkan dua kata benda ('X dan Y') atau menandai orang yang bersamamu melakukan sesuatu ('X bersamaku').

Membeli kopi dan roti.

Menonton film bersama teman.

  • Daftar 'dan' yang lengkap: A と B と C (A, B, dan C). Gunakan と untuk menghubungkan kata benda yang didaftar.
  • Makna 'bersama': 一緒に bisa membuat kebersamaan itu eksplisit. 友達と一緒に (ともだちといっしょに, tomodachi to issho ni, bersama-sama dengan teman).

Dari / sampai(kara / made)

から menandai titik awal dalam ruang atau waktu. まで menandai titik akhir.

Saya bekerja dari jam 9 sampai jam 5.

Pergi dari Tokyo ke Kyoto naik shinkansen.

  • から juga bisa berarti 'karena' jika dilekatkan pada kata kerja atau klausa: 疲れたから寝る (Aku capek, jadi aku mau tidur).

Kepemilikan / atribut(no)

Menghubungkan dua kata benda. Paling sering menandai kepemilikan ('Y milik X'), tetapi juga menerangkan satu kata benda dengan kata benda lain.

Buku saya.

Guru bahasa Jepang.

Belum tentu guru dari Jepang. Guru yang mengajar bahasa Jepang.

  • Kepemilikan: X の Y = Y milik X.
  • Atributif: X の Y = Y dari jenis X. 日本 (Jepang) の 車 (mobil) = mobil bergaya Jepang.
  • Juga dipakai sebagai penanda tanya di akhir kalimat dalam ragam santai: 大丈夫なの? (kamu baik-baik saja?).

Juga / bahkan(mo)

Menggantikan は atau を untuk berarti 'juga' atau 'bahkan.' Menandai bahwa pernyataan itu berlaku sama untuk hal lain.

Saya juga pelajar.

Saya juga minum kopi.

  • Menggantikan は atau を saat dilekatkan. は + も → も, bukan はも.
  • Dengan kata tanya: 誰も (siapa pun/tidak seorang pun), 何も (apa pun/tidak ada apa-apa). 誰も来ません = tidak ada yang datang.

Dan yang tidak menyeluruh(ya)

Mirip と, tetapi menyiratkan 'dan beberapa lainnya', bukan daftar lengkap.

Saya membeli buku, pena, dan barang lainnya.

や menyiratkan bahwa daftarnya hanya contoh, bukan menyeluruh.

  • Gunakan と jika daftarnya lengkap, や jika hanya mewakili.
  • Sering dipasangkan dengan など (dan lain-lain): 本やペンなど (buku, pena, dan sebagainya).

Pertanyaan umum

Pasangan partikel bahasa Jepang mana yang paling membingungkan?+

は vs が. Versi singkatnya: は menandai topik (hal yang sedang dibicarakan), が menandai subjek gramatikal (siapa yang melakukan kata kerja). Dalam praktiknya, gunakan は untuk informasi yang sudah diketahui dan が untuk informasi baru atau yang ditekankan.

Mengapa は diucapkan 'wa' tetapi ditulis dengan hiragana 'ha'?+

Ini sisa sejarah. Beberapa partikel (は, へ, を) ditulis dengan satu cara dalam bahasa Jepang klasik dan diucapkan dengan cara lain setelah terjadi perubahan bunyi. Bahasa Jepang modern mempertahankan ejaannya meskipun pelafalannya sudah bergeser.

Bagaimana aku tahu kapan memakai に vs で?+

に menandai tujuan atau titik tertentu (waktu, keberadaan). で menandai tempat tindakan terjadi atau alat yang dipakai. 学校に行く (pergi ke sekolah, tujuan) tetapi 学校で勉強する (belajar di sekolah, lokasi aktivitas).

Apakah aku harus mempelajari partikel sebelum mulai berbicara?+

Ya, tetapi tidak perlu sempurna. Pelajari は, が, を, に, で, の, と sebagai langkah pertama. Kamu akan membuat kesalahan dan itu tidak apa-apa. Partikel akan terasa pas setelah kamu mendengar dan membacanya dalam ratusan kalimat.

Bisakah partikel dihilangkan dalam bahasa Jepang santai?+

Penutur asli kadang menghilangkan は, を, dan が dalam bahasa Jepang lisan ragam santai saat konteksnya jelas. Jangan lakukan ini sebagai pemula. Kuasai bentuk lengkapnya dulu, lalu tiru apa yang kamu dengar.

Terkait: peta jalan belajar lengkap, kosakata JLPT N5, atau topik tata bahasa lainnya. Untuk lebih banyak tentang penanda yang dibahas di sini, lihat pusat topik partikel, dan untuk mempelajari bagaimana partikel melekat pada tindakan, lihat kata kerja bahasa Jepang. Jika kamu ingin melatih pemakaian partikel dalam kalimat nyata, paket frasa Inku punya contoh untuk setiap partikel di sini.

Kartumu menunggu di dalam

Pilih set sesuai tingkat atau minatmu dan mulai belajar bahasa Jepang hari ini.

Mulai belajar