Lewati ke isi

Inku akan hadir di Android

Masukkan email untuk bergabung dalam daftar penguji beta.

Kebijakan privasi

Belajar Hiragana: Tabel, Bunyi, dan Rencana Latihan

Mulailah dengan 46 hiragana dasar, lalu latih kana kecil, vokal panjang, dan pasangan yang mirip sesuai kecepatanmu.

Bao HuaDiperbarui 10 September 2026

Mengapa mulai dengan hiragana

Materi pemula memakai hiragana untuk akhiran tata bahasa, partikel, dan bantuan membaca. Katakana adalah aksara kana lainnya, sementara kanji juga muncul dalam teks bahasa Jepang. Mempelajari hiragana memberimu cara membaca ejaan kana tersebut; itu tidak memberimu semua cara baca kanji atau arti setiap kata.

Pasangkan bentuk tulisan dengan audio saat kamu mempelajari pelafalan bahasa Jepang. Tabel kana adalah titik awal, bukan panduan pelafalan yang lengkap.

Gunakan romaji sebagai alat bantu sementara

Gunakan romanisasi untuk memeriksa kana baru, lalu sembunyikan dan coba ingat cara baca kananya. Tetap gunakan audio bahasa Jepang, alih-alih menjadikan ejaan bahasa Inggris sebagai contoh pelafalan.

Tabel 46 karakter

Tabel menampilkan 46 hiragana dasar menurut urutan barisnya. Mulailah dengan a, i, u, e, o, lalu lanjutkan ke baris-baris konsonan.

Klik karakter mana pun untuk mendengar pelafalannya.

Pelafalan memakai suara bahasa Jepang dari browser kamu, bukan rekaman Inku. Kualitasnya tergantung perangkat.

Ketuk sel untuk mendengarnya. Bunyinya berasal dari text-to-speech bahasa Jepang di browsermu, jadi kualitasnya bergantung pada perangkat. Sembunyikan romaji saat kamu ingin menguji pengenalan. Kisi interaktif yang sama juga tersedia di alat tabel hiragana. Setelah putaran pertama, periksa ingatanmu dengan kuis kana, termasuk pasangan yang mirip.

Tabel dasar tidak menampilkan semua pola ejaan. Partikel dan vokal panjang perlu perhatian tambahan. Untuk referensi lebih lanjut tentang tiap karakter, lihat pusat topik hiragana.

Urutan mempelajarinya

Panduan ini memakai urutan tabel: a, ka, sa, ta, na, dan baris sisanya. Gunakan untuk melacak set yang sedang kamu ulangi. Ulangi atau ubah urutan satu tahap jika kursusmu memerlukannya.

Gunakan urutan lain jika kursusmu memerlukannya. Lacak kana mana yang bisa kamu ingat tanpa tabel, alih-alih menganggap urutan baris sebagai aturan bagaimana semua orang harus belajar.

Rencana latihan tiga bagian yang fleksibel

Setiap bagian bisa memakan lebih dari satu sesi. Lanjutkan jika kamu bisa mengenali karakternya dalam set acak; ulangi jika kamu butuh latihan lagi. Ini tahap latihan, bukan jaminan tiga hari.

Bagian 1: 21 karakter pertama

Perkenalkan baris a, ka, sa, dan ta ditambah ん (n): 21 karakter. Bandingkan setiap bentuk dengan tabel dan audionya. Jika ingin menulis, salin dari contoh bernomor lalu coba ingat tanpa melihat.

Bagian 2: 15 berikutnya

Ulangi set pertama, lalu tambahkan baris na, ha, dan ma: 15 karakter baru, total 36. Acak set-nya dan catat yang salah.

Bagian 3: 10 terakhir

Tambahkan baris ya (tiga karakter), baris ra (lima), serta わ (wa) dan を (biasanya diucapkan o sebagai partikel). Itu menambah sepuluh, total 46. Ulangi seluruh set dan bandingkan karakter yang mirip di mode kuis karakter mirip.

Periksa lebih dari sekadar mengingat tabel

Coba kata-kata pendek dengan cara baca dan arti yang sudah diperiksa. Tanda suara, kana kecil, dan ejaan vokal panjang di bawah adalah kerja tambahan. Mengenali set dasar tidak menjamin kemampuan membaca dengan lancar.

Lanjutkan dengan kata dan pengulangan

Tinjau kembali kana yang sering salah dan baca contoh pendek dari kursusmu. Jika kamu memakai aplikasi, ikuti petunjuk pengulangan yang sebenarnya; rencana manual ini bukan klaim tentang jadwal aplikasi tertentu. Mulai belajar jika kamu ingin mencoba Inku untuk latihan.

Memakai jembatan keledai

Jembatan keledai adalah petunjuk ingatan opsional untuk sebuah bentuk. Gambaran di bawah hanyalah saran, bukan penjelasan asal-usul karakter atau padanan pelafalan bahasa Inggris. Periksa cara bacanya dengan audio.

Coba gambaran yang membantumu mengingat bentuk tulisan dan cara bacanya. Gunakan audio bahasa Jepang untuk bunyinya, lalu periksa apakah gambaran itu membantumu mengenali kana tersebut nanti.

Baris vokal (aiueo)

  • あ (a): coba gambaran tanduk yang bersilang.
  • い (i): coba gambaran dua sosok dengan tinggi berbeda.
  • う (u): coba gambaran sosok yang membungkuk.
  • え (e): coba gambaran burung dengan bulu panjang.
  • お (o): coba gambaran kendi bergagang.

Baris k (ka ki ku ke ko)

  • か (ka) - pedang yang menancap ke kayu. "Ka!" bunyinya saat menancap.
  • き (ki) - bentuk kunci model kuno (key dalam bahasa Inggris, bunyinya mirip "ki").
  • く (ku) - paruh burung yang membuka. "Ku-ku."
  • け (ke) - tong kecil di atas penyangga; ingat "ke" seperti dalam "keg" (tong).
  • こ (ko) - dua garis mendatar, seperti kokon (kepompong) yang gemuk.

Baris s (sa shi su se so)

  • さ (sa) - pedang tinju (garis tegak dengan kait). "Sah!"
  • し (shi) - mata kail yang menggantung ke bawah; bunyinya "shi".
  • す (su) - lingkaran seperti tali laso yang diayun. "Suuut!"
  • せ (se) - sabuk pengaman yang terkunci melintang; ingat "se" seperti dalam "seat belt".
  • そ (so) - zig-zag seperti benang yang dimasukkan ke jarum; bunyinya "so".

Coba beberapa petunjuk sekaligus. Tutup tabelnya, ingat cara bacanya, lalu periksa. Ganti petunjuk jika berulang kali membawamu ke cara baca atau bentuk yang salah.

Buat juga jembatan keledaimu sendiri

Jika gambaran antelop tidak membantumu mengingat あ (a), pilih gambaran lain. Pertahankan petunjuk itu hanya jika membantumu mengingat cara baca kana yang sudah diperiksa.

Dakuten, handakuten, dan yōon

Setelah tabel dasar, latih bentuk bertanda dan bentuk gabungan. Pedoman resmi kana modern membedakan pola-pola ejaan ini.

Dakuten (゛) dan handakuten (゜)

Dakuten menambahkan dua tanda kecil: か (ka) menjadi が (ga), さ (sa) menjadi ざ (za), た (ta) menjadi だ (da), dan は (ha) menjadi ば (ba). Handakuten adalah lingkaran kecil yang dipakai untuk baris p, seperti は (ha) menjadi ぱ (pa). Contoh-contoh ini menyebut bunyi kana; periksa setiap baris dengan tabel dan audio.

Yōon: gabungan dengan kana kecil

Gunakan ゃ, ゅ, ょ (ya, yu, yo) kecil dalam gabungan ini. き (ki) ditambah ゃ kecil menjadi きゃ (kya); し (shi) ditambah ゅ kecil menjadi しゅ (shu). Bandingkan bentuk kecilnya dengan や, ゆ, よ ukuran penuh. Misalnya, きょう (kyō, hari ini) dan しゃしん (shashin, foto) memakai kana kecil.

Urutan goresan, singkatnya

Ikuti contoh bernomor untuk setiap karakter, alih-alih berasumsi satu aturan arah berlaku untuk seluruh aksara. Tabel kana NHK memberi nomor goresan khusus untuk tiap karakter. Bandingkan salinanmu dengan contohnya, lalu tutup dan coba lagi.

Jebakan yang dilewatkan sebagian besar panduan

Pasangan yang mudah tertukar

Bandingkan set-set berikut dan latih yang sering tertukar. Gunakan contoh yang sudah diperiksa, alih-alih hanya mengandalkan julukan bentuk.

  • (shi) tampak seperti mata kail yang menggantung ke bawah. (tsu) tampak seperti mata kail yang tergeletak menyamping. Tulis keduanya berdampingan sepuluh kali.
  • (ne), (re), dan (wa) punya sisi kiri yang sama. Sisi kananlah yang membedakannya. Latih perbedaannya berpasangan: ね vs れ, lalu れ vs わ.
  • (nu) dan (me). ぬ punya lingkaran tambahan.
  • (ro) dan (ru). る punya lingkaran di bagian bawah.
  • (ha), (ho), dan (ma). Tiga bersaudara. Latih ketiganya sekaligus sampai perbedaan visual kecilnya terasa jelas.

Saat kamu siap menguji perbedaannya, buka kuis karakter mirip. Ulangi pasangan yang salah, lalu coba lagi.

Vokal panjang

Panjang vokal bisa membedakan kata: おばさん (obasan, bibi) dan おばあさん (obāsan, nenek) berbeda. Ejaannya tidak selalu berupa vokal identik yang diulang. Bandingkan おかあさん (okāsan, ibu) dan おとうさん (otōsan, ayah). Pelajari bentuk tulisannya bersama setiap kata. Pedoman resmi juga mencantumkan kata baris o yang ditulis dengan お dan kata baris e yang ditulis dengan い; pola ejaan saja tidak menentukan setiap pelafalan.

っ kecil

っ kecil disebut sokuon. Bandingkan きっぷ (kippu, tiket) dan まって (matte, tunggu). Pertahankan jeda tambahan seperti pada audio contoh. Jangan anggap itu sebagai cara baca biasa dari つ (tsu) ukuran penuh, atau memakai satu gerakan menutup mulut untuk setiap konsonan berikutnya.

Partikel を

Sebagai partikel penanda objek, を biasanya diucapkan o. Tabel kana sering meromanisasikan karakter ini sebagai wo. Partikel ini tetap dieja を; pelajari pemakaiannya dalam kalimat, alih-alih berasumsi setiap ejaan kana terpetakan ke satu bunyi romanisasi.

Membaca teks sungguhan

Hiragana cetak bisa tampak berbeda dari tabel, jadi baca mengapa hiragana tampak berbeda di font yang berbeda. Bahasa Jepang juga menulis kata tanpa spasi dan memakai tanda bacanya sendiri: cara membaca bahasa Jepang tanpa spasi dan tanda baca bahasa Jepang membahas keduanya.

Latihan setelah tabel

Lanjutkan dengan kata dan kalimat pendek setelah melatih tabel. Gunakan tugas-tugas ini sebagai pilihan dan periksa apa yang bisa kamu ingat.

Baca dan periksa satu item pendek

Pilih satu item menu pendek atau contoh dari kursus dengan cara baca dan arti yang andal. Baca dulu, lalu periksa keduanya. Catat kana yang salah dan coba item yang sama lagi setelah mengulanginya.

Pilih format pengulangan yang bisa kamu pakai

Gunakan ponsel, kartu kertas, atau latihan kursus sesuai tujuanmu. Ulangi item yang salah dan periksa dengan tabel. Formatnya saja tidak menjamin kamu akan mempertahankan kebiasaan itu.

Tulis satu kata sehari di kertas

Pilih satu kata dengan cara baca dan arti yang sudah diperiksa setiap hari. Tulis tiga kali, lalu coba sekali dari ingatan. Tujuh kata berbeda dalam seminggu memberimu 21 salinan, bukan 21 kata baru.

Coba teks pendek dengan bantuan membaca

Pilih teks pemula pendek yang kosakata dan bantuan bacanya sesuai tingkatmu. Beberapa buku memakai sebagian besar kana; yang lain memberi furigana di samping kanji. Lihat satu halaman dulu sebelum menganggap seluruh buku cocok untuk tingkat bacamu saat ini.

Catatan belajar

“Gunakan latihan untuk mempelajari bentuknya. Lalu bacalah bahasa Jepang sungguhan sesegera mungkin. Tujuannya bukan memenangkan latihan. Tujuannya adalah mengenali hiragana saat muncul dalam keseharianmu.”

Pertanyaan umum

Sebenarnya berapa lama waktu untuk belajar hiragana?+

Tidak ada satu waktu penyelesaian. Gunakan rencana di bawah sebagai titik awal dan ulangi satu tahap jika kamu masih tertukar karakter-karakternya. Periksa pengenalan lewat kuis acak dan membaca lewat kata-kata pendek; jumlah hari yang tetap maupun mengenali tabel saja tidak menjamin kemampuan membaca dengan lancar.

Sebaiknya belajar hiragana atau katakana dulu?+

Mulailah dengan hiragana jika kursus pemulamu memakainya untuk tata bahasa, akhiran kata, dan bantuan membaca. Lalu tambahkan katakana. Kedua tabel dasarnya punya cara baca yang bersesuaian, tetapi mengenali satu aksara tidak otomatis mengajarkan aksara lainnya.

Haruskah aku belajar menulis hiragana dengan tangan?+

Jika tulisan tangan termasuk tujuanmu, latih mengingat dan menulis karakter selain mengenalinya. Salin dari contoh yang sudah diperiksa, lalu tutup contohnya dan coba lagi. Jumlah salinan yang tetap tidak menjamin ingatan.

Apakah aku perlu mempelajari urutan goresan?+

Gunakan contoh bernomor untuk setiap karakter saat berlatih menulis tangan. Tips arah umum tidak menggantikan contoh goresan khusus untuk tiap karakter.

Hiragana mana yang paling mudah tertukar?+

Pasangan yang perlu dibandingkan antara lain し (shi) dan つ (tsu), ね (ne), れ (re) dan わ (wa), ぬ (nu) dan め (me), serta ろ (ro) dan る (ru). Romanisasi ini menyebut bunyi kananya. Gunakan tabel dan audio untuk memeriksa masing-masing, lalu latih pasangan yang sering salah.

Berapa hiragana yang dibutuhkan untuk mulai membaca?+

Kamu bisa mulai dengan kata-kata yang tersusun dari kana yang sudah kamu kenal. 46 karakter dasar adalah set awal. Membaca juga memerlukan tanda suara, kana kecil, ejaan vokal panjang, cara baca partikel, dan kosakata; mengenal tabel tidak membuat semua teks bisa dibaca.

Apa yang dilakukan berikutnya

Dengarkan tabel di halaman ini, lalu alat tabel hiragana jika kamu ingin kisi yang sama secara terpisah, lalu kuis kana. Gunakan mode karakter mirip untuk pasangan di atas. Begitu hiragana terasa nyaman, langkah berikutnya yang jelas adalah katakana. Terus ulangi hiragana sambil menambah katakana. Lalu mulai membangun kosakata dengan set JLPT N5 dan rutinitas pengulangan berjeda yang tepat. Jika sedang memilih alat, halaman perbandingan kami tentang Duolingo, Anki, dan WaniKani bisa membantumu membandingkan pilihan.

Kartumu menunggu di dalam

Pilih set sesuai tingkat atau minatmu dan mulai belajar bahasa Jepang hari ini.

Mulai belajar